BerandaTentang Kami
Jasa
Coring Beton / Aspal / Marmer( Diamond Core Drill ) Pengambilan dan Pengujian Kuat Tekan Beton Inti( Core Drill Test ) Aplikasi Chemical Angkur / StekBar( Chemical Anchor / Rebar ) Pemotongan Beton / Baja dengan Kabel Berlian( Diamond Wire Saw ) Pemotongan Beton / Baja dengan Wall Saw( Wall Saw ) Aplikasi Penahan Api( Fire Stop ) Pembobokan Beton( Concrete Demolition ) Injeksi Kebocoran( Waterproofing Injection ) Perkuatan Struktur dengan Carbon Fiber ( Carbon Fiber Strengthening Structure ) Penyewaan PCH( PCH Rental ) U-dicth( U-ditch )
Project
Hubungi Kami

CV. Lentera Indokonstruksi - Call 0838 0634 0202 / 085710686612 , Coring Beton / Aspal / Marmer ( Diamond Core Drill ) | Pengambilan dan Pengujian Kuat Tekan Beton Inti ( Core Drill Test ) | Aplikasi Chemical Angkur / StekBar ( Chemical Anchor / Rebar ) | Pemotongan Beton / Baja dengan Kabel Berlian ( Diamond Wire Saw ) | Pemotongan Beton / Baja dengan Wall Saw ( Wall Saw ) | Aplikasi Penahan Api ( Fire Stop ) | Pembobokan Beton ( Concrete Demolition ) | Injeksi Kebocoran ( Waterproofing Injection ) | Penyewaan PCH ( PCH Rental )

CV. Lentera Indokonstruksi - Call 0838 0634 0202 / 085710686612 , Coring Beton / Aspal / Marmer ( Diamond Core Drill ) | Pengambilan dan Pengujian Kuat Tekan Beton Inti ( Core Drill Test ) | Aplikasi Chemical Angkur / StekBar ( Chemical Anchor / Rebar ) | Pemotongan Beton / Baja dengan Kabel Berlian ( Diamond Wire Saw ) | Pemotongan Beton / Baja dengan Wall Saw ( Wall Saw ) | Aplikasi Penahan Api ( Fire Stop ) | Pembobokan Beton ( Concrete Demolition ) | Injeksi Kebocoran ( Waterproofing Injection ) | Penyewaan PCH ( PCH Rental )

CV. Lentera Indokonstruksi - Call 0838 0634 0202 / 085710686612 , Coring Beton / Aspal / Marmer ( Diamond Core Drill ) | Pengambilan dan Pengujian Kuat Tekan Beton Inti ( Core Drill Test ) | Aplikasi Chemical Angkur / StekBar ( Chemical Anchor / Rebar ) | Pemotongan Beton / Baja dengan Kabel Berlian ( Diamond Wire Saw ) | Pemotongan Beton / Baja dengan Wall Saw ( Wall Saw ) | Aplikasi Penahan Api ( Fire Stop ) | Pembobokan Beton ( Concrete Demolition ) | Injeksi Kebocoran ( Waterproofing Injection ) | Penyewaan PCH ( PCH Rental )

logo_indokon
Cara Pasang Keramik Yang Benar
Admin Web, 25 Nov 2016


Memasang keramik sepertinya mudah, tapi dalam pengerjaannya tidak semudah kelihatannya, untuk mendapatkan hasil yang bagus dan rapih kita harus tahu cara-teknik pasang keramik yang benar, berikut kami berbagi tips cara pasang keramik:cara-teknik-pasang-keramik

  1. Rendam keramik di dalam air. Hal ini akan membuat keramik menjadi lebih elastis dan lebih mudah menempel pada saat pemasangan.
  2. Perhatikan kualitas keramik. Keramik kualitas rendah akan susah memasang secara presisi. Untuk itu, nat keramik harus dipasang longgar karena masing-masing keramik memiliki selisih 0.2–0.5 mm sehingga tidak saling bertubrukan.
  3. Oleskan air semen. Bilaskan semen yang sudah dicampur air sedikit ke bawah keramik. Hal ini akan membuat daya rekat keramik ke adukan benar-benar lengket.
  4. Bersihkan dari kerikil. Adukan dan dasar lantai yang akan dipasang harus bersih dari kerikil, batu, atau ganjalan lain yang akan membuat rongga di bawah keramik.
  5. Padatkan secara rata. Ketuk keramik yang baru dipasang dan pastikan tidak ada yang kopong atau bagian dasar berongga karena itu akan membuat keramik lepas di kemudian hari. Periksa ketinggiannya apakah sudah sama rata dengan benang yang ditarik untuk menentukan ketinggian lantai. cara-teknik pasang keramik
  6. Nat keramik dipasang belakangan. Jangan pasang semen oker atau nat pada sisi keramik saat itu juga. Biarkan selama dua atau tiga hari. Hal ini akan membuat sisa udara yang mengendap akan keluar melalui nat yang belum ditutup. Setelah itu baru diberi semen nat dan jangan lupa membersihkan nat yang masih kosong dari kotoran yang mengendap.
  7. Jangan diinjak-injak. Amankan areal keramik yang baru dipasang dari lalu lalang orang selama 2–3 hari. Keramik akan ambles karena adukan di bawahnya masih belum kuat untuk dibebani.
  8. Periksa kembali. Dalam sebuah areal pemasangan 3×3 m biasanya terdapat 3–5 keramik yang kopong. Untuk itu segera bongkar dan ulangi pemasangannya.

Cara pasang keramik diatas sangat bisa Anda praktikan untuk rumah sendiri. Bila Anda adalah orang yang sibuk dan tidak mau dipusingkan dalam urusan pasang keramik atau ganti keramik lama di rumah.



Visitor :


Rekomendasi Artikel
Lihat artikel lainnya